Yap, saya baru aja menyelesaikan lagi satu anime bertema cinta-cintaan anak SMA yang judulnya Koi to Yobu ni wa Kimochi Warui. Dibanding yang sebelumnya, Wolf Girl and Black Prince, saya rasa yang satu ini lebih tertata dan cukup realistis. Saya pun sempat gemas sama female leadnya yang unyu dan entah kenapa, terkesan punya sikap yang lebih nyata aja. 

Kisah Singkat Koi to Yobu ni wa Kimochi Warui



Koi to Yobu ni wa Kimochi Warui

Kisah dini diawali oleh pertemuan Amakusa Ryo, seorang karyawan laki-laki yang baru saja ‘lemburan’, di stasiun kereta. Karena sangat lelah dan belum sarapan, ia hampir celaka dengan terjatuh di tangga. Arima Ichika, seorang murid yang kebetulan ada di stasiun yang sama, berhasil menyelamatkannya. Pertemuan yang sweet, kan?


Dari sini, awalnya mereka saling tidak memperhatikan kejadian itu. Akan tetapi, ternyata mereka bertemu lagi di rumah Ryo. Yak, Ichika adalah teman dari adik Ryo yang masih SMA.  Karena merasa berhutang budi, Ryo menawarkan diri untuk membelikan sesuatu untuk Ichika yang jelas langsung ditolaknya.


Karena terus ditolak, Ryo malah menawarkan dirinya untuk Cihika sebagai balas jasa yang langsung dijawab dengan kata-kata ‘Kimochi Warui’ yang kira-kira terjemahannya adalah amit-amit. Bagus, kan? Aku suka deh sama relationship yang awalnya misuh-misuh gini.


Mungkin karena keseringan dipuji orang, Ryo jadi syok mendengar kata amit-amit dari Ichika. Rasa syok ini malahan justru membuat Ryo jadi jatuh cinta dan menembak Ichika saat itu juga. Dari sini, kisah mereka dimulai.


Kisah Cinta Beda Umur di Koi to Yobu ni wa Kimochi Warui


Koi to Yobu ni wa Kimochi Warui

Konflik utama di kisah anime Koi to Yobu ni wa Kimochi Warui adalah perbedaaan umur di antara tokoh leadnya. Si cowok sudah bekerja dan kurang lebih berusia 27 tahun. Sedangkan Ichika memiliki umur sekitar 17 tahun dan masih sekolah. 


Apalagi, karakter Ryo yang emang playboy dan nggak pernah serius dalam menjalin hubungan membuat segalanya jadi kian rumit. Usaha pdkt-nya ke Ichika jadi sulit dan berliku. 


Ichika sebagai seseorang yang sedang dikejar juga menunjukkan pribadi yang menurut aku cukup realistis. Sebagai anak SMA, dia punya kekhawatiran bahwa perasaan Ryo sebenarnya tidak serius. Ia memiliki prasangka bahwa dirinya yang masih bocil mungkin sedang dipermainkan oleh laki-laki yang sudah lebih dewasa.


Kisah Sampingan yang Cukup oke Koi to Yobu ni wa Kimochi Warui


Sebenarnya, ada begitu banyak kisah sampingan yang cukup oke di anime ini. Misalnya saja, gara-gara Ryo suka sama Ichika, ia secara nggak langsung jadi dekat sama adiknya di rumah. Dia jadi sering pulang, masak, laku makan bersama adiknya demi mendaparkan informasi seputar Ichika dari sang adik. 


Apalagi, ada momen yang lumayan lucu ketika Ichika sedang ditaksir sama teman sekelasnya di sekolah. Ryo jadi kalang kabut dan yahhhh, detailnya langsung tonton sendiri aja ya.


Karakter Pemainnya yang Epik


Koi to Yobu ni wa Kimochi Warui

Entah ya, menurut saya karakter di anime cinta-cintaan Koi to Yobu ni wa Kimochi Warui punya sifat yang asik semua. Si adik Ryo lumayan open minded sehingga menerima kondisi di mana kakaknya jatuh cinta sama teman dekatnya sendiri. Ichika sebagai anak SMA juga gak terbuai amat sama cinta walau Ryo itu ganteng banget! Wkwkwk.


Ada satu kejadian di mana ketika Ryo dan Ichika sedang minum kopi bersama lalu datang mantan pacarnya Ryo. Si cewek ini jelas langsung menegur Ryo dan berkata pada Ichika untuk berhati-hati pada Ryo yang tukang main cewek. 


Ichika di sini malah menjawab dengan santai bahwa Ryo adalah laki-laki yang baik lalu pergi keluar kafe. Ryo yang kesal langsung mengusili si cewek ini dengan menghapus make upnya dan mencabut bulu mata palsunya. Aku lumayan suka sama adegan ini. Huhuhu.


After all, kisah Koi to Yobu ni wa Kimochi Warui emang ringan dan cukup manis. Okelah untuk mengisi masa-masa cuti bersama bagi warga yang nggak mudik. Selamat hari Lebaran.


Baca juga: The Traveling Cat Chronicle, Kisah Tentang Jalan-jalan dan Keajaiban Pikiran Kucing