Beberapa minggu ini saya lagi keranjingan banget untuk baca manhwa yang tipe historical romance.  Biasanya sih, tipe gini gak akan jauh dari reinkarnasi yang ujung-ujungnya si jahat akan jadian sama male leadnya. Bosan? Iya, pake banget. Wkwk.

Tapi, kok ya tiap cerita seperti punya bibit-bibit palsu yang penuh dengan zat aditif sehingga saya yang bosan ini kembali buka hape untuk mencari manhwa romance janis lainnya. Karena, di sini saya akan merekomendasikan beberapa jenis manhwa romance yang menurut saya rada racun dan nagih.


Daftar Manhwa Romance yang Saya Rekomendasikan


  1. Death is Only Ending for The Villainess

manhwa romance
Dilihat dari judulnya saja pasti sudah bisa ditebak kan ya kalau ini manhwa romance tentang tokoh jahat yang punya ending tragis. Yang membuat cerita ini spesial adalah konsep cerita yang rada beda. Si tokoh reinkarnasinya bukan masuk ke dalam novel melainkan masuk ke dalam sebuah game. Seru, kan?


Si tokoh utama yang aslinya adalah seorang mahasiswa sangat penasaran dengan sebuah game yang sangat susah untuk dimainkan. Ia terus-menerus gagal untuk bisa mencapai akhir yang bahagia untuk si tokoh jahat. Lewat jalur a mati, jalur b mati, mengeluh mati, tidak mengeluh mati. Intinya, mati terus.


Ia begitu terikat dengan tokoh jahat di dalam game itu karena memiliki kisah sedih yang serupa dengan dirinya: sama-sama anak adopsi yang diambil oleh orang kaya dan sama-sama diabaikan di dalam keluarga barunya.


Lanjutannya adalah si mahasiswa ini akhirnya beneran masuk ke dalam game dan benar-benar menghadapi situasi hidup dan mati di depan matanya sendiri,. Dia  mesti menemukan cara untuk bisa meningkatkan rasa suka dari karakter tersebut agar bisa bertahan hidup. Seru, kan?


  1. Why Are You Doing This Duke

manhwa romance

Cerita ini mengishakan tentang seorang Duke dingin yang kena ‘sihir’ sehingga ia nggak jadi membunuh seorang tawanan perang wanita bahkan justru ingin menikahinya. Si cewek ini ternyata masih punya darah keturunan sama mamanya yang sirang magician. 


Mamanya si cewek ini dulu pernah menolong duke ketika masih kecil sehingga bisa selamat dari penculiknya. Dan dengan kekuatan si emak ini juga, si duke dingin jadi bucin mendadak kalau ketemu sama anak ceweknya. 


Kedengarannya sangat simple ya? Yah, manhwa romance ini memang nggak gitu seru sih. Lebih ke lucu aja. Apalagi, melihat di duke yang dingin jadi mendadak alay dan pakai kata gombal yang bikin merinding. Top lah buat sekalian belajar ngegombal ke pasangan.


  1. Virtues of the Villainess

manhwa romance

Cerita ini mengisahkan tentang seorang putri bangsawan bernama Ginger yang secara kebetulan membaca sebuah novel di mana karakternya adalah dirinya yang jadi antagonis. Bahkan, ia melihat dirinya mati karena telah membuat wanita yang disukai putra mahkota celaka. 


Ginger jelas jadi ketakutan. Ia berusaha untuk membuat putra mahkota untuk tertarik sama dirinya terlabih dahulu, ketimbang sama perempuan di dalam buku itu. Ia jelas ingin menghindari kematian yang jadi masa depannya. 


Yang menarik dari cerita ini adalah karakternya Ginger. Sang putra mahkota sebenarnya adalah seorang yang terkutuk, sehingga ia punya kemampuan untuk membaca pikiran orang lain hanya dengan menatap mata. 


Karena kemampuannya inilah, ia ditakuti oleh ayahnya sendiri, sang raja, sehingga ia dikurung di tower sedari kecil. Makanya, ia jadi karakter yang begitu dingin, licik, dan mengerikan.


Sebaliknya, Ginger memiliki karakter yang nggak anggun sebagai seorang bangsaawan, ia cenderung lucu dan vulgar. Sehingga, putra mahkota sering tertawa sendiri ketika membaca isi pikiran Ginger yang gak jauh-jauh dari mengagumi dan mengkhayal yang nggak-nggak. Duet karakter inilah yang membuat kisahnya jadi seru dan nyenengin untuk dibaca. Manhwa romance yang ini cukup seru lah.


  1. This Villainess Wants a Divorce

manhwa romance
Secara keseluruhan, manhwa romance ini mengisahkan tentang seorang putra mahkota yang dibenci sama mama tirinya (sang ratu). 


Ia ingin anak ini gak punya kans untuk jadi raja sehingga ia membuat pertunangan antara anak tirinya dengan seorang putri bangsawan kelas rendah. Ia juga mendorong anak tirinya untuk maju ke medan perang dengan harapan tidak kembali untuk selamanya.   


Namun, ya takdir berkata lain. Ia kembali dengan kemenangan dan kini semua kuasa ada di tangannya. Demi mendukung pengangkatan dirinya menjadi penguasa, sang raja yang sedang menjabat mendukung anaknya untuk menceraikan istrinya untuk menikahi seseorang dengan kelas yang lebih tinggi.


Manhwa romance ini lumayan oke. Masalahnya cukup beragam, mulai dari perebutan kekuasaan sampai cerita yang lucu tentang putra mahkota yang bucin sama istrinya. Yah, komplit lah.


  1. The Villainess Lives Twice

manhwa romance

Kisah di manhwa romance ini cukup suram. Si tokoh utama wanita di buku ini benar-benar dimanfaatkan keluarganya untuk mencapai kedudukan yang tinggi di masyarakat. Tokoh perempuan ini menghasut dan mencelakakan berbagai macam orang sehingga sang kakak bisa naik tahta dan menjadi raja. 


Di posisi yang oke begini, keberadaan wanita ini justru ditakuti karena dianggap terlalu banyak tahu. Sehingga ia dikurung, dipotong lidahnya, dipotong kaki dan tangannya. Serem, ya. 


Dalam keadaan mati enggan hidup pun segan, ia diselamatkan oleh seorang anak raja lain yang terusir dari silsilahnya sendiri. Tokoh kakak si tokoh wanita ini menjadi raja lalim yang sangat sewenang-wenang sehingga menimbulkan pemberontakan, salah satunya ya dari anak raja yang terusir ini. 


Di sini tokoh wanita akan melakukan ritual dengan mengorbankan dirinya agar waktu kembali terulang dan petaka ini tidak terjadi. Sim salabim, ternyata waktu benar-benar kembali terulang sekaligus dengan tokoh si wanita yang kembali sehat walafiat.


Tokoh wanita ini tentu akan memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya, misalnya dengan tidak menyusun siasat yang sengit demi kakaknya jadi raja. Ia juga menyerahkan kepercayaannya pada si anak raja yang terusir itu. Ia menyusun pertunangan dengan laki-laki tersebut dan mulai menyusun rencana agar si lelaki ini menjadi raja. Yuhuuu.


Manhwa romance yang bertemakan historical punya daya tarik tersendiri untuk saya. Ceritanya yang mudah dicerna bisa jadi semacam momen rehat kalau bacaan yang saya yang sebelumnya terlalu kejam. Selamat membaca, selamat membucin, saya mau cuci piring dulu.


Baca juga: 3 Drama Korea Adaptasi Manga Favorit Saya