Nggak ada angin dan nggak ada hujan, tetiba saya pengen banget nonton film Me Before You. Kisah ini ringan namun hangat karena penuh dengan kasih sayang. Yaaah, meskipun film ini emang kurang pas lah kalau untuk ditonton bersama anak di rumah. Lebih cocok ditonton bersama ayang saja.

Sinopsis Cerita Me Before You


me before you

Me Before You menceritakan tentang pria sukses bernama Will yang mengalami kecelakaan parah. Ia didiagnosis menderita cedera tulang belakang hingga mengalami kelumpuhan yang parah. 


Di satu sisi, Louisina Clark adalah seorang gadis muda yang baru saja dipecat dari tempat kerjanya. Di sinilah mereka bertemu, Clark sebagai pekerja yang mendaftar jadi penjaga atau pengasuhnya dan Will sebagai pria lumpuh yang kesepian.


Sebagai seseorang yang mengalami kecelakaan besar, Will menunjukkan watak sangat menyebalkan. Ia selalu bersikap sarkas, skeptis, dan mengejek Clark dengan berbagai cara. Namun, karena butuh uang pakai banget, Clark bersabar dan terus menjalani pekerjaannya dengan baik.


Dari sini, mereka perlahan saling mengenal. Clark akhirnya paham bahwa Will dulu adalah seseorang yang sangat aktif lalu mengalami semacam trauma mendalam karena kehidupannya benar-benar berubah secara signifikan karena kelumpuhannya. 


Di sini, Will juga jadi memahami Clark. Ia paham bahwa Clark mengorbankan hidupnya untuk bisa membiayai keluarganya; memahami tentang potensi diri Clark, bahkan memaklumi selera unik gaya bajunya. 


Kisah Cinta Me Before You (Spoiler Alert)


me before you

Saya sudah setengah berharap bahwa mereka akan berakhir bahagia di ending Me Before You. Akan tetapi, rasanya terlalu klise jika endingnya jadi takdir bagus untuk semua karakternya. 


Setiap kepahitan hidup rasanya memang nggak harus dipaksakan belok jadi indah mendadak. Justru di dalam takdir yang enggak enak itu, ada terselip kebahagiaan kalau dinikmati. Dan bagi Will, secuprit kebahagiaan itu adalah keberadaan Clark.


Ada satu kata-kata yang sangat bagus dari Will untuk Clark ketika mereka sudah tahu saling suka. Will berkata bahwa mereka tidak akan bisa bersama karena Will tidak mau dirinya jadi penghalang untuk kehidupan Clark. Ia tidak mau di masa depan Clark memandang Will sebagai sebuah penyesalan.


Di sini, Clark jelas nangis (saya juga nangis), dan menyatakan bahwa hal itu tidak akan terjadi. Tetapi, Will tetap bersikeras dengan keputusannya. 


Refleksi Diri setelah Nonton Me Before You


me before you

Perubahan dalam hidup kadang memang terjadi pelan-pelan, kadang ada yang mendadak seperti tamparan. Semua perubahan pastilah akan terasa begitu menyakitkan. Seperti Will yang mesti menelan bulat-bulat kondisinya yang mendadak lumpuh, ia mengalami pelbagai gangguan secara psikis. 


Hal yang menjadi pendorong hidupnya adalah kepribadian Clark yang begitu ceria dan ceriwis. Meskipun pacar Will memilih untuk putus hubungan dan pacaran dengan teman kantornya, Will bisa move on dan menikmati hidupnya bersama dengan Clark untuk sementara waktu.  


Menikmati momen saat ini memang jadi sebuah kemampuan yang mesti dimiliki manusia supaya segala sesuatunya jadi terasa menyenangkan, bahkan di momen tersempit. 


Me Before You oke banget sih ditonton di momen berdua bersama pasangan, meski saya nontonnya sambil gendong bayi, enggak lagi sama ayang. Hiks. 


Menikmati Kegantengan Will Traynor


me before you

Sebagai seseorang yang mengalami kelumpuhan, Will masih cakep banget sih. Badannya masih bagus, wajahnya segar, dan lesung pipinya juga enak untuk dipandang, huooo. Hal yang buat karakter ini jadi sengklek emang cuman mulutnya aja yang nyebelin dan kasar. 


Btw, Will Traynor ini diperankan oleh Sam Claflin dan Louisa Clark diperankan oleh Emilia Clarke. Silakan nonton Me Before You bersama ayang atau tanpa ayang.