Sebagai prekuel dari serial Bridgerton, Queen Charlotte punya cerita yang cukup unik dan menarik. Meskipun memiliki genre yang mirip dengan Bridgerton, di mana plotnya mengisahkan perjuangan laki-laki dan perempuan yang sibuk cari jodoh di masa kerajaan inggris, namun titik perjuangan serta titik mengharukannya jelas berbeda. Serial Queen Charlotte memiliki daya tarik dan yang oke dan epik, cocok lah untuk menemani weekend nanti.

Kisah Queen Charlotte, A Bridgerton Story 


queen charlotte

Kisah ini dimulai dengan adanya pengumuman perjodohan dari kerajaan Inggris pada Charlotte yang waktu itu masih jadi putri dari sebuah provinsi kecil di Jerman. Ia jelas kaget dan ingin menolak tapi nggak bisa karena pada waktu itu kerajaan Inggris adalah kerajaan terbesar sehingga punya kekuatan politik yang besar. Meski ngedumel, ia pergi ke Inggris.


Pertemuan pertama antara raja George dengan Charlotte tergolong manis pake banget. Dengan kegantengan raja George yang ngga ada ampun, Charlotte muda yang mau kabur dengan melompati pagar berubah pikiran dan akhirnya menuruti kakaknya untuk menikah. Kehidupan pasca menikah jelas tak mudah. George begitu cepat marah dan seperti menyembunyikan sesuatu. Charlotte tidak paham dengan sikapnya yang kadang manis kadang galak seolah ingin membangun pagar di antara mereka.


Konflik ini akhirnya membuat Charlotte meledak. Ia mengamuk yang membuat George mengalah. Ia akhirnya tinggal di kediaman Charlotte dan mereka melakukan honeymoon sebagaimana mestinya. 


Queen Charlotte dan Konflik Kepentingan Lainnya 


queen charlotte

Inti permasalah mereka mulai muncul ketika Charlotte mengetahui bahwa George rutin menemui dokter secara diam-diam. Ketika pertanyaannya tidak dijawab, Charlotte akhirnya tahu sendiri ketika penyakit George kambuh di tengah malam. Yap, spoilernya saya akhiri di sini.


Penyakit George gak terlepas dari pengaruh mamaknya yang perfeksionis. Gak boleh salah, gak boleh pilih-pilih makanan, gak boleh sembunyi, George kecil jadi nggak punya ruang untuk salah. Huah, sebagai emak-emak saya jadi sekaligus introspeksi diri. Orangtua seharusnya punya ruang eror, menurunkan ekspektasi, dan bla bla bla agar anak bisa tumbuh sewajarnya. Seharusnya….


Konflik di Queen Charlotte tentu nggak melulu soal cinta di antara mereka berdua atau tentang emak George yang super perfeksionis. Tapi tenang perjuangan kesetaraan. Ngeri, kan?


Pernikahan George dan Charlotte yang berasal dari ras kulit hitam tentu akan membawa banyak kebajikan lain, misalnya saja kesetaraan bangsawan kulit hitam dengan bangsawan lainnya. Perlawanan dari bangsawan kulit putih tentunya pasti ada. Sebagian dari mereka menentang dan mengucilkan bangsawan kulit hitam walaupun statusnya sudah diakui oleh kerajaan Inggris.


Pesan Kesan Kisah Queen Charlotte, A Bridgerton Story


queen charlotte

Setelah melihat kisan cinta sang ratu, aku jadi ingat sama kata-kata ratu ketika Simon minta restu pernikahannya dengan Daphne, bahwa beruntung sekali sebuah pernikahan yang dibangun dengan pondasi persahabatan. Mungkin karena ia tidak mendapati kehidupan pernikahan yang seperti itu, walaupun bukan berarti dia tidak bahagia. Ia tetap bisa komunikasi dengan Raja George meski ia menjadi satu-satunya orang yang bisa. 


Aku bisa jamin, ending kisah cinta Queen Charlotte memang nggak sebahagia kisah Bridgerton yang lain, tetapi jadi yang paling mengharukan. Aku pun ampe netesin air mata. Hiks. Pernikahan memang sulit, tapi akan selalu ada cara bila ada masih ada cinta. 


Baca juga: 5 Daya tarik Dr. Romantic, dari Season 1 sampai 3